Sunday, July 1, 2018

Azis Grafis

Komponen yang Wajib di ganti setelah Berkendara Sepeda Motor

Komponen yang Wajib di ganti setelah Berkendara Sepeda Motor. Sepeda motor memang salah satu kendaraan yang paling banyak di gunakan di indonesia, karena populasinya yang semakin banyak di bandingkan dengan kendaraan lain seperti mobil dan sebagainya.
Komponen yang Wajib di ganti setelah Berkendara Sepeda Motor

Sepeda motor adalah kendaraan beroda dua yang digerakkan oleh sebuah mesin. Letak kedua roda sebaris lurus dan pada kecepatan tinggi sepeda motor tetap stabil disebabkan oleh gaya giroskopik. Sedangkan pada kecepatan rendah, kestabilan atau keseimbangan sepeda motor bergantung kepada pengaturan setang oleh pengendara. Penggunaan sepeda motor di Indonesia sangat populer karena harganya yang relatif murah, terjangkau untuk sebagian besar kalangan dan penggunaan bahan bakarnya serta serta biaya operasionalnya cukup hemat.


Bagi kita orang awam memang harus teliti jika membeli kendaraan roda 2 dalam keadaan bekas, kita perlu bimbingan orang yang lebih ahli untuk mengecek kendaraan tersebut.

Baik langsung saja bagi kita orang awam yang baru pertama kali memiliki kendaraan harus memperhatikan 3 komponen yang wajib di ganti setelah di pakai.

Komponen yang Wajib di ganti setelah Berkendara Sepeda Motor

  1. BusiBusi (dari bahasa Belanda bougie dan aslinya bahasa Prancis, bahasa Inggris: spark plug) adalah suatu suku cadang yang dipasang pada mesin pembakaran dalam dengan ujung elektrode pada ruang bakar. Busi dipasang untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston. Percikan busi berupa percikan elektrik. Pada bagian tengah busi terdapat elektrode yang dihubungkan dengan kabel ke koil pengapian (ignition coil) di luar busi, dan dengan ground pada bagian bawah busi, membentuk suatu celah percikan di dalam silinder. Hak paten untuk busi diberikan secara terpisah kepada Nikola Tesla, Richard Simms, dan Robert Bosch. Karl Benz juga merupakan salah satu yang dianggap sebagai perancang busi.

    Mesin pembakaran internal dapat dibagi menjadi mesin dengan percikan, yang memerlukan busi untuk memercikkan campuran antara bensin dan udara, dan mesin kompresi (mesin Diesel), yang tanpa percikan, mengkompresi campuran bensin dan udara sampai terjadi percikan dengan sendirinya (jadi tidak memerlukan busi).
  2. OliMinyak pelumas mesin atau yang lebih dikenal oli mesin memang banyak ragam dan macamnya. Bergantung jenis penggunaan mesin itu sendiri yang membutuhkan oli yang tepat untuk menambah atau mengawetkan usia pakai (life time) mesin.

  3. Kampas REM
    Saat membeli motor bekas, biasanya pembeli hanya fokus kepada fungsi rem saja, sangat jarang mereka memperhatikan kondisi kampasnya. Padahal kampas merupakan bagian terpenting dari sistem pengereman dan harus diperhatikan dengan sangat serius.

Mungkin itu yang bisa saya sampaikan semoga bisa bermanfaat dan menambah sedikit wawasan dan pengetahuan anda tentang dunia Otomotif, selamat mencoba dan terimakasih.