Thursday, April 5, 2018

Azis Grafis

5 Tips Memotret dengan Camera Canon

5 Tips Memotret dengan Camera Canon. Dalam dunia photography anda akan menghadapi berbagai masalah yang sering dialami seperti halnya hasil jepretan kita kurang bagus seperti blur, dan sebaginya. Seorang fotografer harus bisa mengatur dan menguasai camera yang di gunakan seperti halnya Shutter Speed, ISO, Apeture dan sebagainya.

5 Tips Memotret dengan Camera Canon

Canon Inc.,bermarkas di Tokyo, adalah sebuah perusahaan Jepang yang mengkhususkan dalam produk gambar dan optik, termasuk kamera, mesin fotokopi dan printer komputer.
Kantor Pusat Canon
Perusahaan ini didirikan pada 1933 dengan nama (Seiki-kougaku-kenkyuujo atau Laboratorium Peralatan Optik Presisi) oleh Yoshida Goro dan adik iparnya Uchida Saburo dan didanai oleh Takeshi Mitarai, teman dekat Uchida. Tujuan awalnya adalah untuk mengadakan riset dalam pengembangan kamera berkualitas. Pada Juni 1934 mereka mengeluarkan kamera pertamanya, Kwanon, dinamakan atas Dewi welas asih Buddha. Pada tahun berikutnya perusahaan ini mengubah namanya menjadi Canon karena dilihat lebih modern daripada nama sebelumnya.


Langsung saja ini beberapa tips photography yang harus anda lakukan supaya hasil dari jepretan bisa maksimal. Berikut tips tipsnya.

5 Tips Memotret dengan Camera Canon

  • Usahakan Memotret di luar Ruangan
    Terkadang, untuk memotret foto yang bagus saat dipandang, anda harus keluar ruangan. Keluarlah dari rumah anda, pergilah ke lapangan, taman atau pantai. Dimana pencahayaan di tempat tersebut lebih baik. Belajarlah untuk memotret hanya ketika anda berada diluar. Ketika anda berjalan-jalan, duduk disebuah bangku taman, dan lain-lain. Setelah memotret semua gambar anda, anda dapat dengan mudah mengeditnya. Lihat dan rekamlah pengaturan pencahayaan pada tiap foto yang anda potret.
  • Pahami pengaturan Shutter Speed, Apeture dan ISO
    Shutter Speed- Mengontrol seberapa besar bukaan Shutter pada kamera anda. Jika anda mengatur shutter speed lebih pelan, anda dapat memperoleh cahaya lebih dalam kamera, memungkinkan anda memotret dalam kondisi Low Light Photography, tapi yang harus di waspadai yaitu guncangan pada kamera. Pencahayaan yang lebih lama meningkatkan resiko foto buram karena pergerakan tangan anda.

    Aperture- mengontrol area sekitar untuk mengetahui cahaya mana yang dapat masuk dalam kamera anda. Jika anda mengatur bukaan Aperture terlalu besar (biasanya di indikasikan oleh sebuah fokus yang lebih kecil), anda akan mendapatkan cahaya yang lebih untuk masuk kedalam kamera, tapi hasilnya anda akan mendapatkan depth of field yang sempit, yang berarti bahwa sebagian besar foto anda akan keluar dari fokus.

    Pengaturan ISO dalam sebuah kamera adalah rekan terbaik anda. ISO membantu meningkatkan sensitifitas cahaya pada sensor gambar dalam kamera anda. Jika anda mengatur nilai ISO dalam jumlah yang tinggi, secara mendasar anda dapat memperoleh cahaya lebih tanpa menyesuaikan Shutter speed atau Aperture anda. Pengaturan ISO merupakan terpenting dan sangat berpengaruh. Anda dapat menggunakannya sesering mungkin, dalam kegiatan memotret anda untuk mengambil gambar yang indah serta memotret secara lebih jelas dalam kondisi kurang pencahayaan.
  • Pilih Titik Fokus
    Sistem fokus pada kamera anda terbuat dari sekumpulan titik auto-focus yang terdapat pada pusat view-finder. Tipe kamera DSLR menengah memiliki 9 titik auto-focus, sedangkan keaneka ragaman model lainnya memiliki titik auto-focus hingga 61 poin. Dengan menetapkan sistem auto-focus, pengaturannya akan menjadi pilihan otomatis dan semua titik fokus akan aktif.
  • Format Memori Sebelum Di Gunakan
    Biasakanlah untuk selalu memformat kartu memori sebelum menggunakannya. Jika tidak, semua foto anda akan terhapus serta data, termasuk gambar yang sudah terlindungi, jadi pastikanlah anda telah mengirimnya ke komputer sebelum pemotretan. Anda harus selalu memformat kartu memori pada kamera anda yang anda gunakan, pilihannya terdapat pada Yellow Set-up Menu, tapi biasanya juga ada di My Menu Option pada Kamera EOS yang menawarkan fitur tersebut.
  • Ganti Lensa Camera Anda
    Hal terpenting ketika mengganti lensa, yaitu lindungilah sensor dari segala debu dan kotoran, jadi hindarilah untuk mengganti lensa saat cuaca sedang berangin. Matikan kamera dan sebelum mencabut lensa, pastikan posisinya berada dalam genggaman. Balikkan kamera, jadi butiran debu tidak dapat jatuh dan masuk kedalam kamera, kemudian gantilah lensa dengan cepat. Jika pembersih sensor otomatis tidak berfungsi saat anda menghidupkan kamera, aktifkanlah pada menu.
Mungkin itu setidaknya tips yang bisa saya bagikan semoga bisa bermanfaat dan menambah ilmu anda dalam dunia fotography serta bisa meningkatkan hasil jempretan camera anda dalam hal settinganya. Sekian dari saya semoga berhasil dan terimakasih.